CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Kamis, 21 Mei 2009

Nama - nama Joran

BERIKUT NAMA-NAMA JORAN DAN FUNGSINYA


Bagian-bagian joran
Blank, ini bagian utama joran yang berbentuk tongkat memanjang.
Reel seat, dudukan reel atau penggulung kenur.
Butt, ini bagian joran dimana tangan memegang joran, di bagian ini terdapat reel seat, butt grip, dan beberapa joran menggunakan gimbal butt (fighting butt).
Line Guide, ini bagian untuk mengontrol keluarnya kenur dari reel sampai mencapai ujung joran, ada 2 tipe utama line guide yaitu ring guide dan roler guide. Khusus untuk joran Fly Fishing ada 1 jenis lagi dinamakan snake guide karena bentuknya ulir menyerupai ular.

Sejarah dan Rancangan Joran
Sejarah joran dimulai pada jaman Mesir, China, Roma dan Yunani kuno dimana ditemukan bukti2 dari transkip kuno mengenai penggunaan joran untuk memancing. Pada masa-masa awal joran dibikin dari bahan sejenis kayu atau bamboo, tidak begitu lentur, berat dan mudah patah. Joran-joran moderen terbuat dari bahan fiberglass, grafit, grafit komposit dan carbon untuk blank-nya, bagian ini bisa terdiri dari potongan-potongan yang membentuk teleskop (biasa disebut telescopic rod) atau terdiri dari 2 atau 3 bagian yang bisa disambung, atau bisa juga terdiri dari 1 bagian saja dari ujung sampai dengan ujung yang lain. Bahan untuk bagian bawah joran atau disebut butt biasanya terbuat dari kayu atau gabus, sekarang banyak digunakan bahan EVA foam sebagai pelapis butt. Dudukan reel atau reel seat dapat terbuat dari kayu, alumunium atau yang lebih moderen dengan Graphite Re-inforced Plastic (GRP)bukannya Good Reputation Point yach bro . Ring Guide atau lubang untuk meluncurnya kenur terbuat dari stainless steel atau titanium dengan pelapis lubang menggunakan bahan sejenis agate (silikon), joran masa kini menggunakan bahan metal alloy dan silicon carbide yang lebih kuat dan lebih licin. Untuk joran model trolling, guide bisa berupa roller yang terdiri dari roda-roda terbuat dari bahan stailess steel dan memakai bearing ditengahnya untuk menghilangkan friksi. Gimbal butt atau ujung belakang joran berguna untuk menahan joran agar joran tidak melintir waktu dimasukkan kedalam Gimbal (fighting belt atau sabuk ajar), biasanya terbuat dari bahan GRP atau alumunium.

Tipe Joran
Surf Casting Rod
Joran untuk memancing dari pinggiran karang atau pantai, joran ini panjangnya bisa mencapai 5 meter, mempunyai dudukan reel yang kuat dan grip yang besar untuk dipegang oleh kedua tangan waktu melempat umpan. Biasanya blank-nya bertipe teleskopik. Ada teknik-teknik moderen dalam melempar umpan dengan joran ini hingga bisa mencapai jarak ratusan meter, contohnya Pendulum Cast.

Ice Fishing Rod
Joran untuk memancing di danau, kolam, atau sungai yang beku dengan cara membuat lubang di es. Joran ini pendek, hanya sekitar 80-100cm saja dan menggunakan spinning reel.

Fly Fishing Rod
Joran ini dirancang sedemikian rupa hingga dapat melempar umpan khusus berbentuk Flies yang relatif ringan dalam jarak yang jauh. Blank panjang dan kecil diameternya dengan kelenturan yang tinggi, reel seat dirancang khusus untuk fly fishing reel. Rod ini biasanya mempunyai 1 ring guide yang besar disebut Stripping Guide dan beberapa ring guide yang lebih kecil disebut Snake Guide, diletakkan di sepanjang blank joran untuk mengontrol jalannya fly line (kenur khusus untuk fly fishing) yang relatif tebal diameternya. Untuk menghindari gangguan dalam melempar (cast) biasanya rod ini tidak mempunyai bagian butt yang berada belakang reel seat, ataupun ada biasanya pendek saja. Tapi ada tipe rod yang mempunyai butt di bagian belakang reel seat dan malahan ada juga yang dilengkapi gimbal butt, biasanya untuk saltwater fly fishing.


Trolling Rod
Trolling Rod Joran khusus untuk memancing dengan cara Trolling, yaitu memancing dengan menyeret umpan buatan atau umpan alami memakai kapal yang berjalan dalam kecepatan tertentu. Joran ini biasanya mempunyai ukuran dari 5feet sampai dengan 7feet. Ada 2 tipe line guide untuk joran trolling, light dan medium trolling sampai dengan 50lbs biasanya menggunakan ring guide, untuk heavy trolling 50lbs keatas menggunakan roller guide. Semua tipe joran trolling menggunakan tipe Overhead Reel (conventional reel), yaitu reel yang posisinya berada pada sisi atas joran. Bagian butt pada joran trolling ada 2 jenis, yaitu tipe bent (bengkok) dan straight (lurus). Merek-merek terkenal untuk joran tipe ini antara lain adalah: Penn, Biscayne, G-Loomis, American Tackle, Shakespeare, Shimano. Seorang perancang terkenal untuk joran jenis ini adalah Ian Miller dari Australia.

Baitcasting Rod
Baitcasting Rod adalah joran dengan Overhead Reel, biasanya digunakan untuk casting umpan di lokasi2 yang sulit terjangkau dengan akurasi yang tinggi. Ciri khas joran tipe ini ditandai dengan adanya pegangan untuk jari telunjuk disebut Trigger Grip atau Pistol Grip (menyerupai trigger pada senapan) pada real seatnya, dan ring guide untuk joran tipe ini biasanya berdiameter jauh lebih kecil daripada ring guide pada spinning rod. Biasanya merek-merek terkenal mengeluarkan 2 model untuk tipe joran yang sama, yaitu model spinning dan model baitcasting.


Spinning Rod
Spinning Rod adalah joran dengan Spinning Reel, joran ini biasa digunakan untuk casting umpan jarak jauh dengan mengorbankan sedikit akurasi lemparan. Joran dengan spinning rod adalah joran yang paling umum digunakan di Indonesia karena kemudahan pakai dan harga yang terjangkau. Joran spinning bisa berbentuk teleskopik, 1 section hingga 3 section blank. Spinning rod mempunyai ring guide yang relatif besar terutama pada ring guide yang pertama bila dihitung dari reel seat, fungsi ring guide yang besar ini adalah me-minimalkan friksi kenur yang berputar terhadap ring guide pada saat umpan dilempar. Spinning rod mempunyai jenis-jenis yang populer dikalangan pemancing seperti joran yang biasa dipakai mancing di empang, joran surf casting, joran popping, joran jigging dan sebagainya.



Popping Rod
Popping Rod adalah joran untuk mancing dengan metode Popping, yaitu melempar umpan buatan dari kayu atau plastik yang disebut Popper. Joran popping menggunakan spinning reel sebagai penggulung kenur. Joran ini mempunyai rentang panjang blank mulai dari 7 feet sampai dengan 8,6 feet. Bagian butt dari joran ini sangat kuat, bagian grip nya menggunakan EVA foam dan dilengkapi dengan gimbal butt, beberapa tipe joran menggunakan reel seat dengan kunci pengaman. Joran popping masa kini menggunakan bahan dasar carbon composite untuk blank-nya, bahan ini sangan kuat dan ringan sehingga joran popping moderen dapat memiliki rating sampai dengan 100lbs, hampir rata-rata joran popping mempunyai fast action tapper. Rating joran popping biasanya disebutkan dalam satuan PE, misalnya PE5, PE6, PE8, PE10. PE adalah satuan ukuran maksimal beban (breaking strain) pada kenur braided, artinya bila suatu joran popping mempunyai rating PE8 berarti kekuatan kenur maksimal untuk joran tersebut adalah PE8. Ring guide untuk joran popping rata-rata sudah memakai bahan metal alloy atau Silicon Carbide untuk mengantisipasi gesekan kenur braided dengan beban yang besar. Orang jepang terkenal sebagai pengrajin joran popping yang bagus, merek-merek terkenal banyak berasal dari sana seperti Fisherman, Carpenter, dan Sevenseas.


Jigging Rod
Orang Jepang tergila-gila dengan metode mancing yang dinamakan Jigging ini, yaitu mancing dengan menggunakan umpan berbentuk Metal Jig. Umpan ini bisa dilempar kemudian ditarik-tarik, atau bisa juga diulur masuk ke air sampai dengan kedalaman tertentu kemudian ditarik-tarik dengan irama tertentu (horizontal jigging atau vertical jigging). Joran jigging memerlukan kekuatan yang besar karena beban umpan yang bisa mencapai lebih dari 500gr, semua joran jigging mempunyai fast action tapper. Panjang joran jigging bervariasi mulai dari 5 feet sampai dengan 7 feet. Seperti halnya joran popping, joran jigging mempunyai konstruksi yang sangat kuat tapi ringan, dikarenakan aktifitas jigging yang sangat menguras tenaga. Rating joran jigging biasanya disebutkan dalam satuan PE, misalnya PE5, PE6, PE8, PE10. PE adalah satuan ukuran maksimal beban (breaking strain) pada kenur braided, artinya bila suatu joran jigging mempunyai rating PE8 berarti kekuatan kenur maksimal untuk joran tersebut adalah PE8. Joran jigging mempunyai 2 model yaitu overhead dan spinning, beberapa merek terkenal mengeluarkan 1 tipe joran yang sama dengan model overhead dan spinning. Walaupun joran jigging mempunyai rating sampai dengan 100lbs, joran model overhead tetap menggunakan line guide berupa ring, bukan roller seperti pada joran trolling. Ring guide menggunakan bahan dasar metal alloy atau silicon carbide untuk menahan gesekan kenur braided. Seperti halnya joran popping, merek-merek terkenal banyak berasal dari Jepang seperti Fisherman, Carpenter, dan Sevenseas.


Joran Tegek
Power dan Action dari joran
Joran dibagi-bagi kelasnya dengan Action (sifat-sifat kelenturan joran waktu mendapat beban) dan Power (kekuatan joran).

Slow Action, joran tipe ini sangat lentur lifting powernya sangat rendah, ujung joran dapat melengkung sampai hampir mendekati bagian butt dari joran, joran ini bagus untuk mendeteksi gigitan ikan-ikan kecil dan menggunakan kenur yang kecil. Dengan joran tipe ini, tekanan dari ikan lebih diserap oleh joran daripada oleh kenur karena sifat kelenturannya. Joran dengan bahan dasar fiberglass biasanya mempunyai sifat slow action.
Fast Action, bila ditekuk joran ini akan sangat cepat sekali kembali ke posisi semula, sangat cocok untuk melempar umpan dengan akurasi tinggi dan untuk memainkan umpan buatan sehingga gerakannya bagus di air. Joran fast action hanya melengkung pada bagian atas joran saja, biasanya mulai dari setengah bagian joran keatas. Joran-joran moderen dengan tipe ini biasanya terbuat dari High Modulus Graphite atau Carbon Composite sehingga mempunyai kekuatan, sensitifitas dan power yang luar biasa.
Power rating dipakai untuk menentukan beban maksimal umpan dan kelas kenur yang dapat ditangani oleh joran tersebut, hal ini lebih berhubungan dengan besarnya target ikan yang akan dipancing .

Selasa, 12 Mei 2009

Boat Mancing Customs Fishing Club

Proses Perbaikan Boat















Sebelum Turun Melaut

Sabtu, 11 April 2009

GT SABANG

INDRA SISOY PRAHARA DENGAN GT-NYA



***************************************************************************************
AGUS R. SIMANJUNTAK DENGAN GT-NYA

Rabu, 11 Februari 2009

Piala Bergilir Lomba Memancing 2008


Setiap tahun di Kota Sabang diadakan lomba memancing ikan terbuka yang memperebutkan Piala bergilir Walikota Sabang, Piala tetap dan uang tunai. Peserta tidak dibatasi, berasal dari seluruh pelosok Pulau Weh dan peserta dari daerah lain serta orang bule yang berprinsip iseng-iseng berhadiah.
Pada tahun 2008 lalu, KPPBC Sabang mengirimkan satu anggotanya yakni Wahyu Sitompul yang memang hari-harinya bergaul dengan pancing dan ikan. Dengan bermodalkan uang pendaftaran hasil patungan 150 ribu berangkatlah si Wahyu mengadu nasib bersama peserta yang lain mancing di pinggir laut.

Jam demi jam si Wahyu menunggu umpan disamber ikan besar, dan pada akhirnya umpan pun disamber ikan jabung ayam seberat 2,7 kg yang menahbiskan Wahyu jadi juara pertama dan berhak atas Piala bergilir Walikota Sabang, piala tetap dan uang tunai 2 juta rupiah.
Inilah piala hasil jerih payah si Wahyu yang kemudian disimpan di KPPBC Sabang.


Senin, 26 Januari 2009

Senin, 19 Januari 2009

Sejarah berdirinya Customs Fishing Club Sabang (CFCS)

SEJARAH CUSTOMS FISHING CLUB (CFC) SABANG

Kegiatan pancing memancing pegawai Bea dan Cukai KPPBC Tipe A4 Sabang diawali dari rasa bosan dan kejenuhan yang melanda karena setiap weekend, hari sabtu dan minggu, tidak ada kegiatan apapun yang bisa menjadi alat penghilang rasa suntuk dan pelepas kesepian di Pulau Weh yang terpencil ini.

Kemudian, melihat kondisi geografis Pulau Weh yang dikelilingi lautan dan banyaknya nelayan serta pemancing individu, menimbulkan pemikiran bagi kami bahwa tidak ada salahnya kami ikut turun memancing yang bisa sekaligus menjadi kegiatan rekreasi dan kegiatan "killing time" kami menghadapi weekend.

Dari memancing di pinggir laut yang dekat dengan mess Bea dan Cukai Sabang, kemudian merambah ke lokasi-lokasi lain yang lebih sulit diseluruh pelosok Pulau Weh hingga tidak ada lokasi memancing satupun yang belum pernah kami datangi.

Karena merasakan ilmu memancing pinggir laut sudah lumayan lihai, kami berpikir untuk mencoba merasakan memancing ke tengah laut yang menggunakan teknik memancing yang berbeda pula. Dengan menyewa perahu nelayan, pemancing-pemancing pemula yang seluruhnya berasal dari pegawai KPPBC Tipe A4 Sabang mulai merambah ke tengah laut. Ssseett....bbbeertt..siiiut, lemparan-lemparan pancing pertama, kedua, dan seterusnya tidak membuahkan hasil. Ternyata memancing ditengah laut tidak semudah yang kami perkirakan. Waktu time-out babak pertama usai, kami makan siang dulu dari perbekalan yang memang sudah dipersiapkan dari rumah. Memasuki babak kedua, setelah di-briefing oleh pelatih mancing kakek (segala tahu) Amman Sitompul, baru kelihatan hasilnya. Ikan kelihatan senang dengan umpan-umpan yang kami lempar. Pukul 18.00 sore hari kami selesai memancing dengan puuuuuaaasss..

Sesampai dirumah, para petinggi kelompok memancing Bea Cukai ini bertukar pikiran dan timbul ide untuk mendirikan klub memancing Bea Cukai Sabang sebagai wadah para penghobi mancing dalam berdiskusi berbagai teknik dan masalah yang berkaitan dengan memancing.

Jadi, setelah beberapa bulan kami keluyuran memancing kesana-kemari, akhirnya pada tanggal 18 Januari 2009, diikrarkan dibentuk klub memancing (amatir) pegawai KPPBC Tipe A4 Sabang yang dinamakan CUSTOMS FISHING CLUB (CFC) SABANG.
Setelah pengguntingan pita, simbol berdirinya CFC Sabang (CFCS), oleh Kepala Kantor KPPBC Tipe A4 Sabang yang sekaligus pembina CFCS Bpk. Abien Prastowidodo, kami berangkat memancing ditengah laut menggunakan Kapal Patroli BC 1527.

Demikianlah dilaporkan sejarah berdirinya CFCS. Semoga CFCS tetap jaya. VIVA CFCS, VIVA SABANG!!